Selasa, 2008 Desember 02

Barat, mulai membidik Timur

Akibat Globalisasi, Musik (khususnya barat) sekarang ini boleh dikatakan sudah hampir kehabisan sumber untuk dijadikan eksplorasi musik. mereka (barat) kini mulai mencari sumber musik "Etnik" ke belahan dunia lain. kemana lagi kalo bukan ke negara-negara di Asia (termasuk indonesia) yang jadi incaran mereka karena Asia sangat kaya akan kultur budaya musik etnik.


Menurut pandangan or
ang barat, musik etnik memiliki daya saing dan daya jual yang tinggi dalam industri kreatif (dalam hal ini musik) di masa depan. bukan tidak mungkin jika suatu saat musik "Kacapi Suling" (khas jawa barat) misalnya, akan bisa menembus pasar dunia jika diracik dan ditangani tangan-tangan dingin musisi barat. Hal itu cukup beralasan jika mengacu apa yang terjadi saat ini. contohnya musik "latin" yang berasal dari budaya musik orang-orang Amerika Selatan, bisa sangat mendunia dengan sentuhan pop modern dan banyak penyanyi-penyanyi top seperti Gloria Estefan, santana, hingga Jenifer Lopez, sehingga musik etnik latin bisa terkenal seantero bumi.


Kita harus mulai hati-hati, jika tidak ingin musik etnik indonesia "dirampas" orang barat. jika kita sudah tidak mencintai musik etnik sebagai warisan budaya leluhur kita, jangan nyesel jika orang barat leluasa "meng-klaim" musik etnik indonesia sebagai musik asli barat yang sudah dieksplorasi atau di improvisasi sehingga mengahsilkan nuansa musik baru.
Hati-hati juga dengan negara tetangga kita yang diam-diam selalu mengintai kelengahan bangsa kita.

0 komentar:

Poskan Komentar

Diskusi tentang artikel ini

Blog Widget by LinkWithin
 
Minima 4 coloum Blogger Template by Beloon-Online.
Simplicity Edited by Ipiet's Template